Perihal

Hudan Hidayat lahir di Jogjakarta.  Mengikuti orang tua, semenjak kecil hingga SMA belajar berpindah-pindah, tapi lebih banyak ditempuhnya di Sumatra.  Akhirnya ia menyelesaikan Fisipol jurusan Hubungan Internasional di Universitas Jayabaya. Hudan menikahi gadis Jawa, Siti Khodijah, dan dikaruniai seorang puteri, Iklima Hudani.

Menulis pertama kali berupa cerita pendek di majalah Zaman, 1984, dan setelah itu menghilang selama hampir 12 tahun.  Tahun 1998 ia diundang majalah Horison untuk mengikuti bengkel penulisan cerpen, dan April 1999 diundang majalah yang sama untuk menghadiri Pertemuan Sastra Nusantara di Malaysia bersama beberapa sastrawan Indonesia lainnya.

Tahun 1988  tinggal di Tokyo dan Tottory selama satu bulan untuk program pertukaran pemuda. Tahun 1999 bersama sastrawan Indonesia lain diundang menghadiri acara sastra di Thailand. Pada bulang Maret 2000, ia diundang Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) untuk membacakan cerpen-cerpennya.

10 Tanggapan

  1. Blog ini udah launch belon?

  2. masih belum.. masih testing

  3. Hhmm…..dengan adanya blog ini, jadi bisa ngikuti tulisan-tulisan bung Hudan.. :)

  4. selamat menikmati, semoga berkenan di hati…:)

  5. pak, blog-nya masih perlu di permak. tulisan bahasa yang mencari kata jadi kepotong di bagian kanan. agak mengganggu saat baca.

  6. Akhirnya ketemu blognya bung Hudan. Saya jatuh cinta pada tulisan bung sejak perang dengan Taufik Ismail yg kaku dan gak dinamis itu,….

    Sukses selalu ya,….

  7. pada bulan Maret 2000 diundang DKJ.

    Lho, setelah tahun itu hingga tahu 2008 akhir kemana saja? Kok gak ada ceritanya blas. Kemana saja? :D

  8. aku berkunjung,om hudan.hehe…
    salamku,andra

  9. berkunjung, nuwun sewu. hehe.

  10. Selamat, bung. Membaca tulisan2mu di sini sebenarnya lebih mengasyikkan ketimbang di FB. Lebih tertata dan bersih. Go ahead, man!

Tinggalkan Balasan